"Gimana ya, rasanya bisa tinggal di planet lain selain Bumi. Yang warnanya biru, terus diterangi bintang biru juga dan gak ada polusi," gumam seorang gadis sambil mendongak ke luar jendela. "Ngawur! Mungkin sih, iya. Tapi sampai cucunya cucu kamu punya cucu!" tukas teman cowok yang duduk di sampingnya. Gadis itu membalikkan badannya, "Apa salahnya berharap. Diem aja." "Jangan ngarap ketinggian. Ntar gak nyampai, terus kamu jatuh. Jatuh itu, bukannya nggak sakit tauk." Ia hanya membalas dengan memutar searah jarum jam kedua matanya, membalikkan badan, dan kembali kembali berhayal melihat luar jendela. Rere suka sekali menghayal. Mulai untuk sejam yang akan datang, besok, bulan depan, tahun depan, 12 tahun yang akan datang, hingga berabad-abad-abad yang akan datang. Semua ia bayangkan. Dan semua itu membuat teman sebangkunya—Key risi berat setiap hari. Berbanding terbalik dengan Rere, Key benar-benar tidak menyukai khayalan bodoh yang n...
Blog ini isinya bener-bener menggalau mulu. Yaudahdeh daripada dipendem. Aku lagi males nulis di buku cokelat. Buka Twitter atau Instagram bener-bener bencana. Memang ga tau apa-apa soal kehidupan orang-orang adalah pilihan terbaik. Sekitar seminggu aku deactive Twitter Instagram, terus karena bukber tadi dan pengen liat pesan langsung dari teman sekelas yang hilang, mau ga mau aku aktifkan kembali akun Instagram. Kulihatlah story , byur.. patah hati dalam sekejap. Dari story beberapa akun teman Angkasa, mereka dapet bingkisan lebaran dari Angkasa dan.. teman perempuannya Angkasa. Aku ga suka.. dengan aku yang merasa seperti ini. Kenapa aku harus merasa seperti ini? Rasanya tidak bisa terima, sakit hati, cemburu. Kenapa orang orang bisa mudah sekali seperti itu? melakukan ini dan itu bersama Angkasa. Apa sih rahasianya? Bagaimana caranya? Kenapa mereka, bahkan teman dekatku sendiri, bisa gitu dengan enaknya minta jemput angkasa, bareng ke sana, ke mari.. sedangkan aku tidak? Kenapa? Ke...
Lokasi: Jogja National Museum Jalan Prof. Ki Amri Yahya No. 1, Yogyakarta INDONESIA Festival atau pameran seni ini diselenggarakan setahun sekali dengan durasi satu bulan. Pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008 dengan nama Jogja Art Fair, namun pada tahun 2010 berubah menjadi Art Jog. Art Jog diselenggarakan oleh Heri Pemad Art Management. Pada tahun ini diselenggarakan dari 6 Mei sampai 6 Juni 2018. Penjelasan lengkapnya tentang Art Jog: ART EXHIBITION ARTJOG adalah sebuah peristiwa seni yang telah mendedikasikan dirinya untuk membangun jejaring seni rupa kontemporer di tingkat lokal dan juga komunitas seni rupa global. ARTJOG berkomitmen untuk menampilkan karya-karya terbaik dari para seniman undangan yang telah ditunjuk oleh ARTJOG. Selain itu, ARTJOG juga membuka kesempatan yang luas bagi seniman dan publik untuk berpartisipasi dalam pameran melalui Open Call Application, untuk kemudian dikurasi oleh kurator ARTJOG. Open Cal...